Berita Terbaru – Kartu grafis atau yang dikenal dengan VGA merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi kinerja PC. Apalagi jika Anda menggunakan PC dengan loading data yang berat, baik untuk gaming maupun profesional, pilihan kartu grafis sangatlah penting. NVIDIA merupakan salah satu perusahaan elektronik yang sangat fokus untuk memproduksi kartu grafis. Perusahaan ini membuat kartu grafis dengan fitur dan harga yang bervariasi. Disini kami akan memberikan beberaoa tips dan trik untuk memilih kartu grafis NVIDIA terbaik. Kami juga akan meninjau beberapa rekomendasi produk dari ASUS, MSI, dan lainnya untuk pertimbangan Anda.

Sesuaikan Dengan Kebutuhan

Kami akan meninjau poin-poin yang perlu Anda ketahui sebelum memilih kartu grafis merek NVIDIA. Perhatikan baik-baik setiap poin dan temukan produk yang sesuai dengan kebutuhan Anda. Sekarang ini mungkin anda akan sangat mudah menemukan kartu grafis NVIDIA di pasaran. Setiap kartu grafis memiliki fitur dan kelebihannya masing-masing. Oleh karena itu, pilihlah kartu grafis yang mendukung kinerja PC sesuai dengan penggunaan Anda.

Bermain game

Apakah Anda akan menggunakan kartu grafis untuk bermain game dengan pemuatan data besar? Kami merekomendasikan menggunakan kartu grafis tipe GeForce. Kartu grafis jenis ini dirancang untuk Anda yang suka bermain game atau melakukan e-sports. Dengan begitu, kamu bisa memainkan game triple A keren seperti Battlefield V dan Shadow of the Tomb Raider. Beberapa jenis Vga dari GeForce seperti GTX 950, GTX 1050, GTX 1080, Rtx 2060 dan yang paling baru yaitu TRX 3090.

Digit pertama dalam kode ini menunjukkan generasi kartu grafis. Misalnya angka 9 dari GTX 960 berarti kartu grafis tersebut merupakan kartu grafis generasi ke-9. Sedangkan untuk seri GTX 1080 ini memiliki arti kartu grafis generasi ke-10. Sedangkan dua angka terakhir pada kartu grafis menunjukkan posisi kartu grafis di kelas yang sama. Semakin besar nilai yang ditampilkan, semakin cepat performanya. Jangan lupakan pedoman ini, oke!

Seri lain yang termasuk dalam kartu grafis GeForce adalah seri RTX. Jenis seri ini mendukung pelacakan sinar instan dan DLSS. Ray tracing merupakan teknologi yang dapat mensimulasikan cahaya dan cahaya sehingga hasilnya lebih realistis. Saat ini belum banyak game yang menggunakan ray tracing. Contohnya saja seperti game Cyberpunk 2077 yang sudah menggunakan teknologi ray tracing. Jadi, cek juga jenis game yang kamu mainkan, apakah didukung oleh ray tracing atau tidak.

Workstation

Jenis kartu grafis NVIDIA lainnya adalah Quadro. Kartu grafis seri quadro dirancang untuk kebutuhan profesional atau kebutuhan kerja yang disebut dengan workstation. Quadro dibuat untuk pekerja grafis, seperti editor 3D yang menjalankan aplikasi grafis, dari Adobe hingga CAD. Perbedaan yang mencolok dari seri quadro dan geforce yaitu sertifikasi dari berbagai organisasi dan perusahaan. Seri Qudaro juga dilengkapi floating point presisi ganda, menghasilkan grafis 64-bit yang lebih baik daripada GeForce.

Kemudian, penomoran seri juga lebih mudah daripada GeForce. Contoh seri kartu grafis ini memakai kode seperti M4000, M5000, P5000, P6000, dan masih banyak yang lainnya. Huruf awal dari seri tersebut umumnya mewakili angka-angka penting, seperti P untuk Pascal, K untuk Kepler dan M untuk Maxwell. Urutan abjad ini menandakan peluncuran kartu grafis ini di pasaran. Seri terbaru dari kartu grafis Quadro ditunjukkan dengan alfabet terbesar yang tertulis di seri tersebut. Kemudian, tiga digit terakhir menunjukkan performa kartu grafis tersebut, mirip dengan seri GeForce.

Kompatibilitas VGA dengan perangkat lain

Jangan lupa untuk memeriksa kompatibilitas kartu grafis yang ingin Anda pilih dengan perangkat PC Anda. Jika Anda menggunakan PC dengan prosesor inti ganda, tidak perlu membeli kartu grafis dengan spesifikasi tinggi. Ini karena kinerja kartu grafis juga dipengaruhi oleh komponen di PC Anda. Jika PC tidak dapat menampungnya, kinerja PC Anda justru akan menurun.

Hal lain yang tak kalah penting, sesuaikan juga ukuran kartu grafisnya. Pastikan kartu grafis pilihan Anda cocok dengan casing perangkat Anda. Beberapa hal yang perlu Anda perhatikan adalah ukuran, jenis slot yang digunakan, daya yang dibutuhkan, hingga jenis konektor. Jangan lupa untuk mengecek hal-hal tersebut ya!